Google Dan Astronom AS Temukan Dua Planet Baru Pakai AI (Artificial Intelligence)


Google Dan Astronom AS Temukan Dua Planet Baru Pakai AI (Artificial Intelligence)

Jakarta, NEWStekno || Sejumlah Astronom dari Universitas Texas AS bekerja sama dengan Google menemukan dua planet tersembunyi pada arsip teleskop ruang angkasa Kepler menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau biasa disebut dengan kecerdasan buatan.

Dilansir dari halaman 
SpaceRef, untuk menemukan dua buah planet tersebut, tim dari astronom kita yang dipimpin oleh bapak Anne Dattilo ini menciptakan algoritma yang mampu menyaring berbagaai data dari teleskop Kepler.

Dalam proses tersebut juga akan membantu para astronom untuk menemukan lebih banyak lagi planet yang terlewatkan yang mungkin bersembunyi di data Kepler.

Dattilo menjelaskan bahwa proyek ini membutuhkan sebuah algoritma baru, karena data yang diambil selama misi Kepler K2 ini berbeda secara signifikan dari yang dikumpulkan selama misi Kepler berlangsung.

"AI akan membantu kita dalam mencari data secara urut. Jika kita ingin mengetahui berapa jumlah total planet, kita harus tahu berapa banyak planet yang kita temukan.

Tetapi kita juga harus tahu berapa banyak planet yang kita lewatkan juga," kata salah satu astronom Universitas Texas, yaitu Andrew Vanderburg.

Astronom saat ini menamai kedua planet tersebut yaitu K2-293b dan K2-294b. Planet K2-293b memiliki orbit bintang selama 1.300 tahun cahaya di konstelasi Aquarius. Dan sedangkan K2-294b memiliki orbit bintang selama 1.230 tahun cahaya yang juga sama letaknya di konstelasi Aquarius.

Pada saat sebelum ini, yaitu pada bulan Oktober 2018, NASA telah berkoordinasi untuk memutuskan dan menghentikan teleskop ruang angkasa Kepler K2. Yang telah 9 tahun berada di ruang angkasa untuk mengumpulkan semua data soal planet-planet tersembunyi.

Kepler meninggalkan beberapa temuan penting, yang salah satunya Kepler berhasil menemukan 2.600 planet di luar tata surya kita, beberapa di antaranya dapat menjadi tempat yang menjanjikan bagi kelangsungan kehidupan manusia.

"Sebagai misi pencarian atau berburu planet yang pertama yaitu NASA. Kepler telah melampaui semua harapan kami atau umat manusia dan membuka jalan bagi eksplorasi dan pencarian kehidupan di tata surya yang luas ini," kata ketua Associate Administrator Direktorat Misi Sains NASA, Thomas Zurbuchen yanng dikutip NASA.

Pada analisis terbaru dari penemuan Kepler menyimpulkan bahwa 20 sampai 50 persen bintang yang terlihat di langit-langit malam, cenderung memiliki planet yang berukuran kecil dan juga terletak di dalam zona yang merupakan layak huni.

0 Response to "Google Dan Astronom AS Temukan Dua Planet Baru Pakai AI (Artificial Intelligence)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel